MAIL SERVER
MAIL SERVER
Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh
Selamat datang di blog saya😊
Saya Fejratul Utami Mahasiswa Politeknik
Negeri Padang Jurusan Teknologi Informasi akan membagi sedikit ilmu tentang
"MAIL SERVER" semoga dapat bermanfaat untuk kita semua.
Mail server
adalah sebuah program berbasis
cloud computing dalam layanan internet yang digunakan untuk melayani pengiriman
atau penerimaan email via jaringan server mail yang sama.
Komponen Mail Server
Secara umum, semua
server email terdiri dari tiga komponen yaitu MTA, MDA, dan MUA. Setiap
komponen memiliki peran spesifik dalam proses memindahkan dan mengelola email.
Mari kita lihat peran apa saja yang dimiliki tiap komponen.
1.
MUA (Mail User Agent)
MUA adalah aplikasi yang
digunakan untuk menyusun, mengirim, dan menerima email. Contoh MUA misalnya
adalah Yahoo, Gmail, Outlook, dan layanan email yang lain.
Beberapa MUA bisa tampak
lebih grafis, seperti Evolution, Thunderbird, dan Outlook, atau memiliki interface yang
berbasis teks sederhana seperti Mutt.
2.
MTA (Mail Transport Agent)
MTA merupakan salah satu
komponen mail server yang bertugas menerima dan mengirim email dari komputer
yang satu ke komputer yang lain. MTA memainkan peranan penting dalam sistem
penanganan pesan internet. Beberapa tugas MTA antara lain:
- Menerima
email.
- Meminta
catatan mail exchange dan memilih server email untuk
mentransfer email.
- Mengirim
pesan respons otomatis jika pesan gagal sampai tujuan.
3.
MDA (Mail Delivery Agent)
MDA adalah sebuah
software komputer yang bertanggung jawab mengantarkan email dari MTA sever. MDA
juga dikenal sebagai LDA atau Local Delivery Agent. Beberapa MTA dapat mengisi
peran MDA ketika mereka menambahkan pesan email baru ke file pesan pengguna lokal.
Sedangkan untuk protokol, terdapat
dua kategori dalam server email: protokol surat keluar (SMTP) dan protokol
surat masuk (IMAP dan POP3). Untuk mengetahui penjelasan lebih detail tentang
dua kategori tadi, Anda dapat melihat poin-poin di bawah ini:
1. SMTP atau Simple Mail Transfer Protocol
SMTP adalah protokol
standar untuk transmisi atau pengiriman email. Protokol ini bertugas melakukan
komunikasi dengan server untuk mengirimkan email dari lokal email ke server
email. Dalam proses kerjanya, SMTP dikontrol oleh MTA yang ada pada email
server Anda.
2. POP3 atau Post Office
Protocol
POP 3 adalah versi
ketiga dari metode penerimaan email. POP3 menerima dan menyimpan email untuk
seseorang sampai mereka mengambilnya. POP3 adalah protokol server/client tempat
di mana email dikirimkan dari server menuju email lokal. POP3 bekerja
dengan mengontak server email Anda, lalu mengunduh semua pesan baru dari email
lokal. Setelah Anda mengunduhnya, mereka akan hilang dari server.
Jadi, jika Anda memutuskan untuk
memeriksa email Anda dengan gadget yang berbeda, pesan yang sudah Anda unduh
sebelumnya tidak akan ada lagi. Itulah mengapa, ada baiknya untuk melakukan
back up. POP3 cocok digunakan untuk Anda yang biasanya membuka email dengan
hanya satu gadget.
3. IMAP atau Internet
Message Access.
IMAP memungkinkan Anda
dapat mengakses email Anda di mana pun Anda berada, biasanya diakses melalui
internet. Ketika Anda membaca email menggunakan IMAP, Anda sebenarnya tidak
mengunduh atau menyimpannya ke komputer, tetapi membacanya melalui
server.
Jenis-Jenis Mail
Server
Ada beberapa jenis mail
server yang dibedakan berdasarkan sistem pengoperasian dan programnya. Berikut
daftarnya:
1. Sendmail
Sendmail merupakan jenis
mail server standar Linux. Alhasil, Sendmail paling banyak digunakan di dunia. Selain
itu, Sendmail sangat mudah diatur dengan performa yang lumayan. Sayangnya, dari
segi keamanan Sendmail masih perlu banyak perbaikan dibanding jenis mail server
lainnya yang lebih baru.
2. Postfix
Postfix adalah jenis
mail server MTA yang merupakan versi pengembangan lebih baik dari Sendmail.
Alhasil, Postfix tak terbatas pada sistem operasi Linux saja, tapi juga bisa
digunakan pada Mac OS X. Postfix juga memiliki tingkat keamanan yang jauh
lebih baik daripada Sendmail karena memang itulah tujuan utamanya. Selain itu,
Postfix juga mempunyai performa yang sangat tinggi. Sehingga, Postfix
digadang-gadang akan menggantikan Sendmail di masa depan.
3. Qmail
Qmail belum mempunyai
celah keamanan yang berefek negatif ataupun merusak kinerjanya secara
keseluruhan. Maka dari itu, ada beberapa penyedia email raksasa yang
menggunakan Qmail seperti Yahoo dan Hotmail.
Cara Kerja Mail Server
Pada dasarnya, cara
kerja utama mail server adalah sending email (mengirim email) dan receiving
email (menerima email) yang akan melalui lima tahapan berikut
Tahap
1: Mengirim Pesan
Setelah membuat pesan
dan meng-klik tombol send, MUA akan mengirim email tersebut.
Kemudian, email penerima/ klien akan terkoneksi dengan server SMTP domain Anda.
Server ini bisa bernama apa saja, misalnya smtp.misalnya.com.
Tahap 2: Email Penerima Berkomunikasi
dengan Server SMTP
Email penerima/klien
berkomunikasi dengan MTA server yang menggunakan SMTP. Kemudian memberikannya
alamat email Anda, alamat email penerima, isi pesan dan lampiran.
Tahap 3: Server SMTP Memproses
Alamat Email Penerima
Setelah berkomunikasi
dengan email penerima, komponen MDA melalui SMTP akan memproses alamat email
penerima (khususnya domain-nya). Jika nama domain sama dengan
pengirim pesan, maka pesan akan langsung dialihkan ke server domain POP3 atau
IMAP. Namun, jika domain berbeda, server SMTP akan berkomunikasi dengan
server domain terlebih dahulu.
Tahap 4: Server SMTP Pengirim
Berkomunikasi dengan DNS
Agar bisa menemukan
server penerima, MTA melalui SMTP harus berkomunikasi dengan DNS. Atau, Server
Nama Domain. Nanti DNS akan mengambil nama email domain penerima, lalu
menerjemahkannya menjadi sebuah IP address. Kenapa harus dijadikan
IP address? Karena server SMTP pengirim tidak bisa menyalurkan email dengan
benar hanya dengan nama domain. Maka, dibutuhkan IP address, yang merupakan
sebuah nomor identitas setiap komputer yang terkoneksi internet. Dengan
mengetahui informasi IP address-nya, mail server dapat bekerja dengan lebih
efisien.
Tahap 5: Email Terkoneksi dengan
Server SMTP
Setelah server SMTP
memiliki IP address penerima, maka email yang diteruskan MDA/MTA dapat
terkoneksi dengan server SMTP. Proses ini tidak terjadi begitu saja. Karena,
sebenarnya pesan yang dikirim tadi harus melewati serangkaian proses SMTP,
sampai akhirnya tiba di tujuan.
Tahap 6: Server SMTP Penerima Memindai Pesan Masuk
Di tahap ini MUA
memindai pesan masuk. Jika ia mengenali domain dan username, pesan akan
diteruskan ke server POP3 atau IMAP domain. Dari sana, pesan akan ditempatkan
di antrean sendmail. Pesan akan berada di antrian sendmail sampai email
penerima mengizinkannya untuk diunduh.
Pada dasarnya mail
server di layanan email gratis dan email berbayar punya proses dan cara kerja
yang sama. Perbedaan terbesarnya terletak pada kebebasan pengaturan, keamanan,
dan jumlah disk space yang didapatkan.
Berikut adalah beberapa
manfaat mail server khusus untuk layanan email berbayar:
1. Mendapat Kepercayaan dari Pelanggan
Dengan menggunakan email
berbayar, Anda tidak hanya menggunakan mail server khusus, tetapi juga domain
sendiri. Tentunya, itu dapat menunjukkan profesionalisme perusahaan Anda.
Sehingga nantinya, kepercayaan dari pelanggan Anda terus meningkat.
2. Membuat Email Bisnis untuk Semua Anggota Tim
Email berbayar
memungkinkan Anda memiliki mail server sendiri dengan disk space yang lebih
besar daripada email gratis. Artinya, Anda dan tim Anda dapat akan lebih mudah
melakukan transfer data dan komunikasi dengan klien.
3. Punya Email yang Aman dari Virus dan Malware
Dengan memiliki mail
server sendiri, nantinya Anda akan memiliki fitur-fitur keamanan tambahan.
Sehingga, Anda akan terhindar dari serangan virus, malware, spam, dan
sebagainya.
4. Meningkatkan Kualitas Privasi Data
Memiliki mail server
sendiri membuat data penting perusahaan Anda terlindungi. Jangan khawatir bahwa
data email Anda akan digunakan pihak lain untuk memasang iklan di inbox Anda.
Referensi:
Sekian
Terimakasih
telah membaca😊
wasssalamualaikum
warahmatullahi wabarakatuh..

Komentar
Posting Komentar